Artikel berikut ini akan mengulas sedikit tentang Jenis-Jenis Lensa: Lensa Fix, Standard, Wide, Super Wide, Tele, Superzoom dan Macro. Semoga menjadi panduan dalam memilih lensa yang tepat sesuai kebutuhan kita ya. Amiiin… :)

Jenis-Jenis Lensa: Lensa Fix, Standard, Wide, Super Wide, Tele, Superzoom dan Macro

Jenis-Jenis Lensa. photo by Mishbahul Munir

Dalam fotografi, kita pasti akan membutuhkan lensa sebagai pelengkap body kamera. Lensa terbagi dalam beberapa jenis berdasarkan focal length atau rentang lensa.

Lensa Prime atau Fixed focal length
Prime lens atau lensa fix adalah jenis lensa yang hanya memiliki satu rentang fokal sehingga tidak bisa zoom. Lensa prime terkenal untuk foto potret (portraiture photography), liputan kegiatan olahraga dan lain-lain. Beberapa lensa prime yang sering terkenal dan sering digunakan yaitu 50mm, 85mm, 135mm, dan 300mm.

Lensa Standard Zoom
Lensa ini sering disebut juga lensa jalan-jalan. Jenis lensa ini biasanya mempunyai rentang fokal antara 16-85mm. Rentang fokal ini sangat fleksibel dan 80% dari foto Anda kemungkinan di jepret mengunakan lensa ini. Contoh: Canon 18-55mm f/3.5-5.6 IS, Nikon 18-55mm f/3.5-5.6 VR, Nikon 16-85mm f/3.5-5.6 VR, Pentax 16-50mm f/2.8 dan sebagainya.

Lensa Wide Angle Zoom
Lensa Wide Angle zoom adalah jenis lensa yang populer bagi fotografer pemandangan (landscape photography) atau arsitektur (architectural photography) karena kemampuan lensa ini untuk menangkap bidang yang luas dengan perspektif yang dinamis. Contoh: Sigma 10-20mm, Canon EF-S 10-22mm, Tokina 12-24mm, Nikon 14-24mm, dan sebagainya.

Telephoto Zoom
Lensa Tele ini dapat membuat objek yang jauh terasa dekat. Sangat populer dikalangan fotografer binatang liar, olahraga, foto jurnalistik dan banyak lagi. Jenis lensa ini juga populer untuk potret karena kemampuannya dalam mengkompresi latar bekalang sehingga model Anda terlihat lebih enak dipandang. Biasanya lensa telephoto rawan getar, maka dari itu lensa telephoto zoom yang memiliki Image Stabilization atau Vibration Reduction (IS atau VR) sangat dianjurkan. Contoh: Nikon 70-200mm, Nikon 80-200mm, Canon 55-250mm IS, Sony 70-200mm f/2.8, Pentax 65-250mm f/4, Sigma 50-500mm dan sebagainya.

Lensa Superzoom (lensa sapu jagat)
Lensa ini seperti gabungan dari lensa standard zoom dengan telephoto zoom. Rentang fokal jenis lensa ini sangat lebar, dari 18mm sampai telephoto 200mm bahkan ada yang sampai 270mm. Karena itu, lensa ini sangat populer untuk lensa jalan-jalan dan travel. Ideal untuk orang yang tidak ingin mengganti-ganti lensa. Kekurangan lensa ini yaitu pada kualitas optiknya secara umum tidak seprima lensa standard atau lensa telephoto.

Lensa Makro (Macro Lens)
Lensa Makro adalah jenis lensa ideal untuk mengambil foto close-up atau detail shot dari benda-benda berukuran kecil, misalnya perhiasaan, bunga, serangga, dan sebagainya. Lensa makro mampu membesarkan objek yang difoto dan menangkap detail dan warna dengan tajam. Lensa Makro kadang dipakai untuk potret karena rentang fokal lensa makro biasanya sekitar 90-200mm. Tapi banyak yang tidak menyukai hasil foto potret dengan mengunakan lensa makro karena terlalu tajam, sehingga ketidaksempurnaan dalam kulit menjadi terlalu ketara di foto. Pada umumnya lensa Makro yang baik bukan lensa zoom melainkan prime.

Demikian tipe-tipe lensa umum yang Ada, semoga membantu Anda dalam memutuskan dan menjadi panduan memilih lensa yang paling cocok digunakan untuk kesempatan yang ada.

*sumber artikel: infofotografi.comĀ  :D